BLORA, Media Patriot Indonesia - Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Blora terus digencarkan melalui pendampingan kesehatan balita di tingkat kelurahan. Laila Dwi Indra Utami, bidan Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, melaksanakan kegiatan pendampingan kesehatan balita di RT 07 RW 02, Kelurahan Tegalgunung.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) ini merupakan bagian dari program rutin pemantauan tumbuh kembang balita sekaligus deteksi dini potensi stunting di wilayah binaannya. Pendampingan ini menyasar para ibu yang memiliki balita, dengan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, serta pemberian edukasi gizi dan stimulasi perkembangan anak.
Laila menjelaskan bahwa pendampingan balita tidak cukup dilakukan secara insidental, tetapi memerlukan keterlibatan aktif semua pihak. Menurutnya, pendampingan yang ideal harus melibatkan sinergi antara orang tua, tenaga kesehatan, dan teknologi untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
"Orang tua adalah garda terdepan dalam memastikan asupan gizi dan stimulasi anak sehari-hari. Kami dari tenaga kesehatan hadir sebagai pendamping dan memberikan intervensi saat ditemukan indikasi risiko stunting. Teknologi juga bisa membantu, misalnya untuk pencatatan dan pemantauan perkembangan balita secara real time," ujar Laila.
Harapan ke depan dari kegiatan pendampingan ini adalah tercapainya tumbuh kembang balita yang optimal dan penurunan angka stunting di Kelurahan Tegalgunung pada khususnya, serta Kabupaten Blora pada umumnya. Seperti diketahui, stunting masih menjadi tantangan kesehatan nasional yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan .
Peran bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan telah diakui sebagai kunci sukses dalam upaya percepatan penurunan stunting . Kolaborasi bidan dengan kader PKK, penyuluh KB, serta babinsa dan bhabinkamtibmas dinilai mampu menjangkau keluarga berisiko stunting secara lebih efektif .
Dengan sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan, peran aktif orang tua, dan dukungan teknologi, diharapkan angka stunting di Kabupaten Blora dapat terus ditekan, menuju generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.tutup dia
Yus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar